ketenangan?


masa-masa labil dan lebay menurutku biarlah berlalu.


aku sekarang sadar dan nganggap tulisan braindump lamaku di bearblog itu lebay.


tapi aku mutusin buat gak di hapus postnya. sebagai kenang-kenangan, masa masa labil lebay dan sok-sok depresi itu beneran cuman perasaanku doang.


dalam sudut pandangku, itu wujud overthinking yang sangat kuat, perasaan intens saat itu beneran sakit banget seolah aku gaj nampungnya, mungkin saat awal SMA adalah masa kecemasan tertinggiku.


karena selain perasaan kesepian dan cemas akan masa depanku yang merupakan wujud pikiran menumpuk akhirnya dapet kelegaan dari menulis.


perasaan seperti itu akhirnya hilang dalam diriku, perasaan "fake depression" hilang.


.... sekarang perasaan yang selalu mendominasi adalah perasaan jenuh. mungkin iya aku udaj jenuh sama perasaan lamaku.


perasaan ini menurutku masih lebih baik sih dari perasaan dramatis lebay itu, walaupun bosen dan jenuh itu bikin pikiranku terus aktif karena kebiasaanku masih melamun (DMN).


namun aktifnya lebih ke hal gampang sampai ssusah di sadari, semacam pengelolaan memori yang terus nyoba nginget hal-hal di masa lalu, hingga pertanyaan masa depan, eksistensi, dan diri sendiri.


lamunan ini juga terkadang di dominasi narasi, terkadang juga visual siluet cerita (fake scenarios).


masih susah buatku untuk konsentrasi dan fokus karenanya, namun karena ini aku bisa mengerti perasaanku yang sebenarnya.



apakah tanpa perasaan lebayku dulu, perasaanku sekarang lebih tenang?



entahlah, menurutku sih tergantung mood :3